Kamis, 24 September 2015

tugas 3

Soal

1. Gambarkan struktur Fisher dari isomer:
    a. L - aldoheksosa
    b. L - ketoheksosa

2. Gambarkan struktur Howard dari isomer :
    a. ß - L - aldoheksosa
    b. ß - L - ketoheksosa
Jawab :

1. A. Isomer aldoheksosa

    a. L - Allosa

   b. L - Altrosa
    c. L - Glukosa

   d. L - Gulosa


   e. L - Mannosa

   f. L - Idosa


   g. L - Galaktosa


   h. L - L - Talosa

   B. Isomer Ketoheksosa

   a. L - Psikosa


  b. L - Fruktosa

   c. L - Sorbosa







   d. L - Tagatosa

2. A.Struktur Howard dari isomer ß - L - aldoheksosa :
    
   a. ß - L - Allosa



   b. ß - L - Altrosa

   c. ß - L - Glukosa


   d. ß - L - Gulosa

   e. ß - L - Mannosa

   f. ß - L - Idosa

   g. ß - L - Galaktosa

   h. ß - L - Talosa


   B. Struktur howard dari isomer Beta - L - ketoheksosa

   a. ß - L - Psikosa
   b. ß - L - Fruktosa
   c. ß - L - Sorbosa


   d. ß - L - Tagatosa

Senin, 21 September 2015

TUGAS 2 KIMIA ORGANIK

MINYAK KELAPA SAWIT






Kelapa sawit adalah tanaman yang hanya tumbuh di daerah tropis. Saat ini, 85% minyak sawit dunia diproduksi di Indonesia dan Malaysia. Kelapa sawit ditanam di perkebunan perusahaan skala besar dan perkebunan petani skala kecil. Ketika dikombinasikan, keseluruhan perkebunan kelapa sawit luasanmya dapat menutupi area hampir seukuran Negara Brazil. Minyak sawit atau minyak kelapa sawit adalah minyak nabati edibel yang didapatkan dari mesocarp buah pohon kelapa sawit, umumnya dari spesies Elaeis guineensis, dan sedikit dari spesies Elaeis oleifera dan Attalea maripa. Minyak sawit secara alami berwarna merah karena kandungan beta-karoten yang tinggi. Minyak sawit berbeda dengan minyak inti kelapa sawit (palm kernel oil) yang dihasilkan dari inti buah kelapa sawit. Minyak kelapa sawit juga berbeda dengan minyak kelapa yang dihasilkan dari inti buah kelapa (Cocos nucifera). Perbedaan ada pada warna (minyak inti sawit tidak memiliki karotenoid sehingga tidak berwarna merah), dan kadar lemak jenuhnya. Minyak sawit mengandung 41% lemak jenuh, minyak inti sawit 81%, dan minyak kelapa 86%.

Mengapa kita menggunakan minyak kelapa sawit?
Minyak sawit digunakan dalam banyak produk. Anda dapat menemukannya di sekitar setengah dari semua makanan kemasan. Minyak kelapa sawit adalah bahan yang unik yang digunakan dalam banyak produk karena:
  • Memiliki sifat memasak tinggi – mampu mempertahankan sifat-sifatnya bahkan dalam suhu tinggi.
  • Tekstur halus dan lembut dan tidak adanya bau membuatnya menjadi bahan yang sempurna dalam banyak resep, termasuk untuk pemanggangan (seperti biskuit) pada khususnya.
  • Memiliki efek pengawet alami yang memperpanjang umur simpan produk makanan.
  • Minyak sawit termasuk minyak yang memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi. Minyak sawit berwujud setengah padat pada temperatur ruangan.
  • Memiliki beberapa jenis lemak jenuh asam laurat (0.1%), asam miristat (1%), asam stearat (5%), dan asam palmitat (44%). Minyak sawit juga memiliki lemak tak jenuh dalam bentuk asam oleat (39%), asam linoleat (10%), dan asam alfa linoleat (0.3%).
  • Seperti semua minyak nabati, minyak sawit tidak mengandung kolesterol meski konsumsi lemak jenuh diketahui menyebabkan peningkatan kolesterol lipoprotein densitas rendah dan lipoprotein densitas tinggi akibat metabolisme asam lemak dalam tubuh.
Pemanfaatan lainnya?
Butter Substitute
Banyak makanan olahan mengandung minyak sawit sebagai bahan baku. Sifatnya yang sangat jenuh menjadikannya padat pada suhu kamar di daerah beriklim, membuatnya menjadi pengganti murah untuk mentega, seperti pembuatan adonan kue dan dipanggang: dengan bahaya kesehatan yang lebih rendah dari bahan alternatif lemak trans terhidrogenasi sebagian.
Asam lemak
Saponifikasi menghasilkan asam lemak dengan gliserin sebagai produk sampingan. Asam lemak yang dihasilkan memiliki panjang rantai karbon antara 4 hingga 18 tergantung pada jenis minyak yang bereaksi ketika itu.
TUGAS 1 KIMIA ORGANIK



Tugas 1 Kimia Organik
1. Berikan penjelasan mengapa molekul di bawah ini bersifat polar atau non polar
    a. F2
    b. H2O
    c. HF
 2.   Tuliskan 5 golongan senyawa/molekul utama yang menyusun material/zat alamiah         dan sintesis
 3. Tuliskan fungsi dari setiap golongan senyawa/molekul pada soal nomor 2 bagi tubuh       manusia.
 4. Berikan penjelasan bagaimana hubungan antara manusia dan tumbuhan ditunjau             dari molekul di
    bawah ini :
    a. Oksigen dan Karbondioksida
    b. Glukosa (karbohidrat)
5. Gambarkan stuktur molekul asam karboksilat berikut ini :
    a. Asam heksanoat
    b. asam 2-kloro-3-metil pentanoat
    c. Asam 4-amin0-3,3-dimetil-oktanoat.
6. Telusuri jenis asam karboksilat yang ada pada :
    a. Jeruk nipis
    b. kambing
    c. keringat manusia
    d. Semut
jawaban :
1.       a. F2 bersiat non polar karena mempunyai perbedaan keelektronegatifan atau momen dipolnya sama dengan nol (0)
 b. H2O non polar karena mempunyai perbedaan keelektronegatifan atau momen dipolnya besar   
c. HF non polar karena mempunyai perbedaan keelektronegatifan atau momen dipolnya besar
 2.       5 golongan senyawa/molekul utama yang menyusun material/zat alamiah dan sintesis yaitu :
a)      karbohidrat
b)      protein
c)       lipid
d)      air
e)      mineral
3.     a.  karbohdirat  
Fungsi karbohidrat yang utama adalah sebagai pemasok energi. Dalam 1 gram karbohidrat mampu menghasilkan 4 kkalori yang melalui proses pembakaran kimiawi di dalam tubuh akan menjadi sumber energy .
b.  Protein
    Berfungsi sebagai zat pembangun dalam pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan, zat pengatur dalam proses metabolisme dalam bentuk enzim dan hormon, salah satu  sumber energi, mengganti sel-sel tubuh yang rusak dan sebagai pertahanan tubuh dalam bentuk antibodi.
          
  
  c.  Lemak
         Berfungsi sebagai sumber energi untuk proses metabolisme tubuh, melindungi organ-organ penting dalam tubuh, membantu pembentukan struktur sel dan jaringan, sebagai pelumas melancarkan sistem pencernaan, penghemat protein, dan pengatur suhu tubuh agar tetap hangat walaupun kondisi cuaca sedang dingin.
 d. Air
    Berfungsi melarutkan zat makanan, pembentukan sel dan cairan tubuh, membantu membersihkan sistem tubuh dari racun dan berperan menjaga keseimbangan tubuh.
e. mineral
         Berfungsi sebagai komponen utama bagi tubuh atau penyusun kerangka tulang, gigi dan     otot-otot, membangun asam amino, sebagai kontraksi oto dan respon saraf dan berperan     penting dalam menjaga keseimbangan air juga asam basa pada darah.
4.         a. Hubungan antara manusia dan tumbuhan ditinjau dari molekul oksigen dan karbondioksida adalah manusia menghirup oksigen dari tumbuhan lalu dihembuskan karbondioksida, kemudian karbondioksida akan diserap oleh tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis dan dihasilkan oksigen dan karbohidrat, dan oksigen diserap kembali oleh manusia, dan seterusnya akan terus berulang.
     b. Hubungan antara manusia dan tumbuhan ditinjau dari molekul glukosa (karbohidrat) adalah tumbuhan bisa tumbuh dari biji hingga menjadi pohon besar karena proses fotosintesis.
                                              H2O + CO2 C6H12O6 + O2
                                                             karbohidrat
       
  Dari hasil fotosintesis tersebut akan terbentuk polisakarida yang akan membuat pohon tersebut membesar. Dari semua bagian dari tumbuhan, manusia hanya dapat mengonsumsi karbohidrat dari buah yang dihasilkan oleh tumbuhan. Hal ini disebabkan karena manusia hanya mempunyai enzim amilase yang hanya mengolah karbohidrat dalam bentuk amilosa.
   Jadi hubungannya yaitu manusia hanya sebagai konsumen yang memakan karbohidrat dari tumbuhan, sedangkan tumbuhan sebagai produsen yang membuat karbohidrat.



5     Asam 4-amin0-3,3-dimetil-oktanoat.

                     Asam Heksanoat


                                   asam 2-kloro-3-metil pentanoat




6.       jenis asam karboksilat yang ada pada :

a.       Jeruk nipis                   = asam 2-hidroksi-1,2,3-propanatrikarboksilat(asam sitrat)
b.      Kambing                      = asam kaproat ( asam heksanoat)
c.       Keringat manusia         = asam propanoat

d.      Semut                           = asam formiat ( asam metanoat)